Disnakertrans Provinsi Jawa Barat dan BAZNAS Provinsi Jawa Barat Mamberikan Bantuan Pengobatan
Kategori Tenaga Kerja Indonesia - 25 November 2016 WIB

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Ptovinsi Jawa Barat menyerahkan bantuan kekurangan biaya perawatan kepada TKI asal Kabupaten Cirebon a.n. Ralina sebesar 20 Juta Rupiah. Bantuan tersebut diserahkan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat yang diwakili oleh Kasubag Tata Usaha Balai Pelayanan TKI Terpadu, Drs. Zamhur Agus SAS, M.Si bersama dengan perwakilan BAZNAS ketika membesuk  Ralina di Kel. Purwawinangun, Kec Suranenggala, Kab.Cirebon pada Kamis (3/11/2016) dengan didampingi dari Disnakertrans Kabupaten Cirebon dan Migrant Care.

Ralina adalah TKI yang berasal dari Cirebon dan bekerja sebagai ABK  tangkap ikan yang berangkat melalui PT. Surya Mitra Bahari, pada tanggal 24 Desember 2014, dengan negara tujuan Singapura (sesuai data KTKLN), selama bekerja di kapal, Ralina tidak mengalami permasalahan yang berarti termasuk gaji dan bonus semuanya lancar. Pada November 2015, Ralina mengalami kecelakaan kerja ketika kapal sedang bersandar di perairan Taiwan, tanpa disadari Ralina meminum cairan yang menurut keterangan dokter bahwa cairan yang diminum adalah cairan pembersih lantai, pasca kejadian, Ralina telah mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Taiwan dengan biaya yang di klaim dari asuransi Taiwan, hingga pada akhirnya pada Tanggal 22 Desember 2015, Ralina dipulangkan dari Rumah Sakit Taiwan ke Indonesia untuk mendapatkan perawatan lanjutan di Indonesia. Sesampainya di Indonesia, Ralina yang di dampingi oleh pihak dari Migrant Care melakukan pemeriksaan intensif di beberapa - beberapa Rumah Sakit seperti RS.Sumber Hurip Cirebon, RS. Hasan Sadikin Bandung, dan RSUD Gunung Jati Cirebon, kemudian sejak Tanggal 11 April 2016, Setelah melalui pertimbangan – pertimbangan dari berbagai pihak, maka pihak Migrant Care dan keluarga memutuskan membawa Ralina untuk dirawat dan dioperasi di RS. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Hingga akhirnya operasi dilaksanakan pada tanggal 11 Mei 2016 dan 23 Mei 2016, pada saat operasi berlangsung Tim Dokter dan keluarga Ralina yang didampingi oleh Migrant Care menyepakati untuk melakukan operasi tambahan, karena akibat kecelakaan tersebut, terjadi kerusakan pada beberapa titik organ pencernaan Ralina yang tidak terduga atas diagnose dokter RSCM, sehingga biaya operasi membengkak, Selama berada di RSCM biaya operasi dan perawatan Ralina melebihi dari 150 Juta Rupiah, sedangkan sisa pembayaran pembiayaan pengobatan Ralina di RSCM yang belum dilunasi sebesar 59 Juta Rupiah.

Pada tanggal 6 Oktober 2016, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat mendapat surat dari Migrant Care perihal permohonan bantuan biaya pelunasan perawatan TKI di maksud,  menindak lanjuti hal tersebut, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat Dr.Ir. Ferry Sofwan Arif, M.Si memerintahkan Kepala Balai Pelayanan TKI Terpadu untuk segera menindaklanjuti hal tersebut dengan memberikan arahan supaya berkordinasi dengan BAZNAS untuk mengusahakan bantuan tersebut. Setelah berkoordinasi dengan BAZNAS, akhirnya pihak BAZNAS menyetuui rekomendasi dari Kepala Disnakertrans Provinsi Jawa Barat untuk mengeluarkan uang hasil Zakat Ma’al PNS Disnakertrans Provinsi Jawa Barat sebesar 20 Juta Rupiah untuk diberikan dalam rangka pelunasan kekurangan biaya perawatan Ralina di RSCM. Kekurangan biaya pengobatan untuk sdr. Ralina dapat dibantu atas kerjasama Disnakertrans dengan  BAZNAS dan peran aktip dari pihak-pihak terkait lainnya, selanjutnya Disnakertrans juga akan terus memantau perkembangan kondisi Ralina.



Komentar
Tidak Ada Komentar
Tinggalkan Komentar
:
:
: